Download Murottal Syekh Saad al-Ghamdi 30 Juz Lengkap

Qori' Syaikh Saad al-Ghamdi


Bagi saudara muslim yang hobbi mendengarkan murottal al-quran tentunya tidak asing dengan bacaan al-quran Syaikh Sa’ad Al Ghomidi, untuk anda yang tidak punya mp3 audionya...
Silahkan download mp3 murottal Syaikh Sa’ad Al Ghamidi dibawah ini !




Syaikh Sa’ad Al Ghamidi
Surah 001 – Al-Faatihah Download
Surah 002 – Al-Baqarah Download
Surah 003 – Aal-`Imraan Download
Surah 004 – An-Nisaa’ Download
Surah 005 – Al-Maa’idah Download
Surah 006 – Al-An`aam Download
Surah 007 – Al-’A`raaf Download
Surah 008 – Al-’Anfaal Download
Surah 009 – At-Tawbah Download
Surah 010 – Yoonus Download
Surah 011 – Hood Download
Surah 012 – Yoosuf Download
Surah 013 – Ar-Ra`d Download
Surah 014 – Ibraaheem Download
Surah 015 – Al-Hijr Download
Surah 016 – An-Nahl Download
Surah 017 – Al-’Israa’ Download
Surah 018 – Al-Kahf Download
Surah 019 – Maryam Download
Surah 020 – Taa-Haa Download
Surah 021 – Al-’Anbiyaa’ Download
Surah 022 – Al-Hajj Download
Surah 023 – Al-Mu’minoon Download
Surah 024 – An-Noor Download
Surah 025 – Al-Furqaan Download
Surah 026 – Ash-Shu`araa’ Download
Surah 027 – An-Naml Download
Surah 028 – Al-Qasas Download
Surah 029 – Al-`Ankaboot Download
Surah 030 – Ar-Room Download
Surah 031 – Luqmaan Download
Surah 032 – As-Sajdah Download
Surah 033 – Al-’Ahzaab Download
Surah 034 – Sabaa’ Download
Surah 035 – Faatir Download
Surah 036 – Yaa-Seen Download
Surah 037 – As-Saafaat Download
Surah 038 – Saad Download
Surah 039 – Az-Zumar Download
Surah 040 – Ghaafir Download
Surah 041 – Fussilat Download
Surah 042 – Ash-Shooraa Download
Surah 043 – Az-Zukhruf Download
Surah 044 – Ad-Dukhaan Download
Surah 045 – Al-Jaathiyah Download
Surah 046 – Al-’Ahqaaf Download
Surah 047 – Muhammad Download
Surah 048 – Al-Fath Download
Surah 049 – Al-Hujuraat Download
Surah 050 – Qaaf Download
Surah 051 – Adh-Dhaariyaat Download
Surah 052 – At-Toor Download
Surah 053 – An-Najm Download
Surah 054 – Al-Qamar Download
Surah 055 – Ar-Rahmaan Download
Surah 056 – Al-Waaqi`ah Download
Surah 057 – Al-Hadeed Download
Surah 058 – Al-Mujaadilah Download
Surah 059 – Al-Hashr Download
Surah 060 – Al-Mumtahanah Download
Surah 061 – As-Saff Download
Surah 062 – Al-Jumu`ah Download
Surah 063 – Al-Munaafiqoon Download
Surah 064 – At-Taghaabun Download
Surah 065 – At-Talaaq Download
Surah 066 – At-Tahreem Download
Surah 067 – Al-Mulk Download
Surah 068 – Al-Qalam Download
Surah 069 – Al-Haaqqah Download
Surah 070 – Al-Ma`aarij Download
Surah 071 – Nooh Download
Surah 072 – Al-Jinn Download
Surah 073 – Al-Muzzammil Download
Surah 074 – Al-Muddaththir Download
Surah 075 – Al-Qiyaamah Download
Surah 076 – Al-’Insaan Download
Surah 077 – Al-Mursalaat Download
Surah 078 – An-Nabaa’ Download
Surah 079 – An-Naazi`aat Download
Surah 080 – `Abasa Download
Surah 081 – At-Takweer Download
Surah 082 – Al-’Infitaar Download
Surah 083 – Al-Mutaffifeen Download
Surah 084 – Al-’Inshiqaaq Download
Surah 085 – Al-Burooj Download
Surah 086 – At-Taariq Download
Surah 087 – Al-’A`laa Download
Surah 088 – Al-Ghaashiyah Download
Surah 089 – Al-Fajr Download
Surah 090 – Al-Balad Download
Surah 091 – Ash-Shams Download
Surah 092 – Al-Layl Download
Surah 093 – Ad-Duhaa Download
Surah 094 – Ash-Sharh Download
Surah 095 – At-Teen Download
Surah 096 – Al-`Alaq Download
Surah 097 – Al-Qadr Download
Surah 098 – Al-Bayyinah Download
Surah 099 – Az-Zalzalah Download
Surah 100 – Al-`Aadiyaat Download
Surah 101 – Al-Qaari`ah Download
Surah 102 – At-Takaathur Download
Surah 103 – Al-`Asr Download
Surah 104 – Al-Humazah Download
Surah 105 – Al-Feel Download
Surah 106 – Quraysh Download
Surah 107 – Al-Maa`oon Download
Surah 108 – Al-Kawthar Download
Surah 109 – Al-Kaafiroon Download
Surah 110 – An-Nasr Download
Surah 111 – Al-Masad Download
Surah 112 – Al-Ikhlaas Download
Surah 113 – Al-Falaq Download
Surah 114 – An-Naas Download


Syaikh Sa’ad Said Al Ghamidi seorang tokoh Ikhwanul Muslimin yang berasal dari Arab Saudi. Beliau dilahirkan pada tanggal 19 Mei tahun 1967 atau 1387 H di kota Dammam, Mantiqah Syarqiyah. Di seluruh dunia Islam, beliau dikenal sebagai seorang qari’ Al Qur’an. Rekaman murattalnya telah beredar di seantero dunia.Daripernikahannya Syaikh Al Ghamidi mempunyai tiga orang anak lelaki yaitu Mujahid, Salman, Abdul Aziz, dan dua putri lainnya.

Syaikh Al Ghamidi menyelesaikan pendidikan dasarnya di Dammam. Kemudian beliau melanjutkan pendidikannya dari Universitas Imam Muhammad bin Saud dari fakultas Ushuluddin. Beliau lulus dari Universitas ini pada tahun 1410.

Kemudian beliau mendalami bacaan Al Qur’an. Pada tahun 1990, beliau telah menghafal 30 Juz Al Quran. Bacaan Al Quran beliau sangat mudah dicirikan dengan lantunan suara yang sangat indah. Tahun 1415 dan tahun 1417, ia mendapat gelar Sarjana Muda dari sanad qira’ah diambil dari riwayat Hafsh ‘an Ashim.

Rekaman bacaan Al Quran beliau juga sangat sukses. Selain dikenal di banyak dunia arab, beliau juga dikenal di beberapa negara luar Arab seperti Austria, Amerika Serikat dan Inggris

Bacaan Qur’an Syaikh Al Ghamidi kemudian menyebar dan dikenal umum setelah dibuat versi rekamannya sampai kemudian pihak Kerajaan Saudi Arabia menunjuknya untuk menjadi salah satu imam tamu untuk memimpin shalat tarawih di Masjid Nabawi sejak tahun 2009.

Menurut pengakuannya, Syaikh Sa’ad sangat mencintai bacaan dan murattal Syaikh Muhammad Shadiq Al Minsyawi dan Syaikh Marwan Al Qadiri.

“Saya tidak merasa bacaan masuk dalam hati saya, tetapi ada di dalam diri saya, seperti bacaan Syaikh Muhammad Al Minsyawi yang sangat istimewa dan menjadi ciri khas miliknya,” kata beliau.

Pengalaman kerja beliau dimulai pada tahun 1411 hingga 1415 H dimana beliau bekerja sebagai seorang guru. Kemudian dilanjutkan menjadi pembimbing Pendidikan Islam pada 1416 hingga 1423 H.

Saat ini beliau bekerja sebagai direktur sekolah swasta Muhammad Al Fatih di Dammam dan menjadi penanggungjawab utama mengajar Al Qur’an di Markaz Imam Al Khatibi di Dammam. Selain itu, beliau juga bertanggungjawab dalam studi aqidah dan pendidikan di kantor Manarul Huda. Juga sebagai Imam dan khatib di Masjid Yusuf bin Ahmad di Dammam. Beliau juga menjadi anggota lajnah sosial Damam yang berkonsentrasi dalam perundangan masyarakat.


Beliau memiliki situs pribadi di alamat: http://www.saadghamdi.com/ dan laman Facebook di https://www.facebook.com/saad.ghamdi


Menolak Jadi Imam Masjidil Haram demi Orangtua
Ketika tim redaksi Majalah Nun melakukan kunjungan ke kantor tempat beliau bekerja, Markaz Manarul Huda, di Dammam, sejumlah pertanyaan diajukan pada beliau.

Di antara pertanyaan yang disampaikan kepada beliau dalam kunjungan tersebut adalah, “Sejauh apa kebenaran berita yang mengatakan bahwa Anda ditawari untuk menjadi imam di Al Haram Al Makki (Al Masjid Al Haraam) oleh Al-Amiir ‘Abdul Majiid Rahimahullaah? Apa sebab Anda menolak tawaran tersebut?”

Syaikh Al Ghamidi menjawab, “Ya, saya pernah ditawari untuk menjadi Imam Al Haram Al Makki beberapa tahun yang lalu. Akan tetapi saya menolaknya dalam rangka memenuhi keridhaan kedua orang tua saya yang menginginkan saya agar tetap tinggal bersama mereka. Saya tidak pernah menyesal telah menolak tawaran tersebut.”

Karya Tulis
Meskipun dikenal sebagai qari’, Syaikh Al Ghamidi juga menulis beberapa kitab, yaitu:
  • Mushaf Al Murattal lil Quran (1417 H)
  • Nudzumu Hidayah Al Murtab fi Mutasyabih Al Kithab lil Imam Sakhawi Rahimahullah
  • Nudzumu Alfiyah Al Iraqi lil Hafizh Al Iraqi
  • Risalah, Illa Ahlul Quran
  • Al Adzkar
  • Ruqyah Syar’iyah
Kunjungan ke Indonesia
Dalam hari-hari ini, Syaikh Al Ghamidi berkunjung ke Indonesia atas undangan Ustadz Yusuf Mansyur .

Rabu malam, 27 Maret 2013 saat berkunjung ke Masjid Istiqlal, Syaikh Ghamidi langsung bertindak sebagai imam yang melantunkan surat An Naba dengan irama tartilnya.

Selepas shalat, Syaikh Al Ghamidi memimpin doa. Tak lama setelah itu, ia didatangi jamaah yang ingin bersalaman dengannya. Walau malam itu yang shalat Isya’ hanya memenuhi dua setengah shaf, tapi mereka tetap antusias ingin bersalaman Syaikh. Sementara Syaikh Al Ghamidi tak henti-hentinya tersenyum dan menatap hangat mereka yang mengerubunginya

Saat diwawancara, Syaikh Ghamidi menyampaikan kesan positifnya dalam kunjungan perdananya ke Indonesia itu. “Orang indonesia itu baik-baik. Mereka itu muaddib (sopan),” jelas Syaikh.

Syaikh pun menceritakan setiap orang Indonesia yang ia temui selalu ramah kepadanya. Walau ia tahu, sebenarnya tidak setiap orang Indonesia yang mengetahui bahwa ia adalah imam masjid di Arab Saudi. Itu jualah mungkin yang membuatnya juga ramah kepada setiap orang Indonesia.

Hal menarik dan mengesankan dari kepribadian Syaikh Al Ghamidi adalah kerendahan hatinya. Sekalipun ia adalah imam besar, tapi ia tak pernah mau dicium tangannya. Sepanjang wawancara, setidaknya sudah dua kali ia menarik tangannya ketika hendak dicium oleh mereka yang menyalaminya.

Malam sebelumnya, di Pondok Pesantren Penghafal Al Quran pimpinan ustadz Yusuf Mansyur, Syaikh Al Ghamidi membedah sedikit tentang surat Al-Ashr.

“Kalau Allah tidak menurunkan surat lain dalam Qur’an, maka cukuplah surat Al-Ashr ini mewakili keseluruhan isi Qur’an,” ungkap Syaikh mengawali kajian ba’da Maghrib (26/3) di pondok pesantren Daarul Qur’an, Tangerang.

Jum’at, 29 Maret 2013, beliau didaulat menjadi imam Shalat Jumat di Masjid At Taqwa Kebayoran Baru.

Selepas shalat Jumat, Syaikh Al Ghamidi menyampaikan tausyiahnya di depan para jamaah. Diterjemahkan oleh Ustadz Yusuf Mansur, Al Ghamidi menyerukan umat Islam untuk memurnikan tauhid kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Syaikh juga berpesan agar umat Islam mensyukuri nikmat yang telah Allah berikan kepada hamba-Nya.

“Orang-orang musyrik, orang-orang kafir, mereka tidak bersyukur kepada Allah,” ujarnya.

Sebelum menyampaikan tausyiah singkat, Syaikh Al Ghamidi melantunkan Surat Al Fatihah dan Surat Al ‘Ashr. Syaikh membaca ayat demi ayat sambil berdiri menghadap para jamaah. Hadirin lalu melantunkan ulang ayat Al Qur’an yang telah dibacakan Al Ghamidi secara berjamaah.

Menariknya, selain mengimami shalat Jumat, Syaikh Al Ghamidi juga didaulat mengimami shalat jenazah salah seorang mayit yang dishalatkan di Masjid At Taqwa. Jamaah pun antusias menghadiri rangkaian pelaksanaan shalat Jumat yang bisa dibilang langka ini hingga selesai.

Munsyid Haraki
Selain dikenal sebagai seorang qari’ Al Qur’an, beliau juga dikenal sebagai munsyid yang digemari. Salah satu nasyid yang paling dikenang dari beliau berjudul Ghuraba.

Sebagian qasidah yang beliau lantunkan adalah:

Bukanlah orang asing itu mereka yang berpisah dari negeri mereka dan mengucapkan selamat tinggal sekarang
Tapi orang asing itu ialah mereka yang tetap serius di kala manusia di sekelilingnya asyik bermain-main
Dan tetap terbangun ketika manusia disekelilingnya asyik tidur dengan lenanya
Dan tetap mengikuti jalan lurus dikala manusia dalam kesesatannya tenggelam
tanpa arah

Dan betapa benarnya sebuah syair ketika dia berkata
Berkata kepadaku para sahabat, “Aku melihatmu sebagai orang asing”
Di antara orang banyak ini engkau tanpa teman dekat
Maka aku berkata, “Sekali-kali tidak! Bahkan orang banyak itulah yang asing, sedang aku berada di kehidupan dan inilah jalanku”
Inilah orang asing itu
Asing di sisi mereka yang hidup sia-sia di antara manusia
Tetapi disisi Rabb-nya, mereka berada di tempat yang mulia


Berikut video nasyid Ghuraba yang dilantunkan Syaikh Al Ghamidi:

hkhg opopkl;


Kami juga akan berusaha melengkapi koleksi murottal untuk Anda download dan dengarkan dengan qori'-qori' pilihan sebagaimana berikut ini : 

Abdullah Awad al-Juhani,Abdullah Basfar,Abdur-Rahman as-Sudais,Ali Abdur-Rahman al-Huthaify,AbdulMuhsin al-Qasim,AbdulBari ath-Thubaity,Ahmed ibn Ali al-Ajmy,AbdulAzeez al-Ahmad,Abdullah Ali Jabir [Taraweeh],AbdulBaset AbdulSamad [Murattal],AbdulWadud Haneef,Aziz Alili,AbdulBaset AbdulSamad [Mujawwad],Al-Hussayni Al-'Azazy (with Children),Abdur-Razaq bin Abtan al-Dulaimi [Mujawwad],Abdullah Ali Jabir,Abdullah Khayat,Adel Kalbani,AbdulKareem Al Hazmi,Abdul-Mun'im Abdul-Mubdi',Abdur-Rashid Sufi,Ahmad al-Huthaify,Abu Bakr al-Shatri [Taraweeh],Abdullah Matroud,AbdulWadood Haneef,Ahmad Nauina,Akram Al-Alaqmi,Ali Hajjaj Alsouasi,Bandar Baleela,Dr. Shawqy Hamed [Murattal],Fares Abbad,Hani ar-Rifai,Hamad Sinan,Hatem Farid,Ibrahim Al-Jibrin,Imad Zuhair Hafez,Ibrahim Al Akhdar,Idrees Abkar,Khalid al-Qahtani,Khalid Al Ghamdi,Mishari Rashid al-`Afasy,Muhammad Siddiq al-Minshawi,Muhammad Jibreel,Muhammad al-Mehysni,Muhammad Siddiq al-Minshawi [Mujawwad],Muhammad al-Luhaidan,Maher al-Muaiqly,Muhammad Abdul-Kareem,Mustafa al-`Azawi,Muhammad Hassan,Mostafa Ismaeel,Mohamed Al-Tablawi,Muhammad Sulaiman Patel,Mohammad Al-Tablawi,Mohammad Ismaeel Al-Muqaddim,Muhammad Ayyoob [Taraweeh],Masjid Quba Taraweeh 1434,Muhammad Khaleel,Mahmoud Khaleel Al-Husary,Mahmood Ali Al-Bana,Nabil ar-Rifai,Nasser Al Qatami,Sa`ud ash-Shuraym,Saad al-Ghamdi,Sahl Yasin,Salah Bukhatir,Sudais and Shuraym,Saleh al Taleb,Salah al-Budair,Sadaqat `Ali,Salah Al-Hashim,Tawfeeq ibn Sa`id as-Sawa'igh,Wadee Hammadi Al Yamani,Yasser ad-Dussary